03/05/16

Teruntuk Malam

teruntuk malam...

teruntuk malam
terimakasih karena sudah begitu kelam
hingga tiada perlu ada ratapan yang kubungkam
dan aku bebas berteriak tanpa khawatir ada yang merekam

malam
mengapa rasanya sulit untuk sekedar diam
mengapa jengah kurasa kala kalut tiada teredam
mengapa sunyi sebegitu saktinya menyulut emosi hingga tak kunjung padam

malam
tak ada apapun yang coba kusulam
meski benang telah begitu kusut di kursiku yang pualam
menjeratku hingga jatuh lalu pipiku melegam

malam
sebegitu teganyakah pagi kelak olehnya engkau ditikam
pudarkan semua sunyi yang sedari senja coba kau genggam
hingga akhirnya kau sirna ditelan awan yang mulai menghitam.


-Arrifinson